Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.....
Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.
Lalu bagaimana dengan Papa?
Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,
tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,
tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu...
Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya" ,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....
Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang"
Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :
"Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja....
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama....
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?
Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?
"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"
Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa
Ketika kamu menjadi gadis dewasa....
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...
Papa harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".
Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...
Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu".
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.
Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Papa tahu.....
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.
Dan akhirnya....
Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia....
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa....
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik....
Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....
Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."
Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....
Papa telah menyelesaikan tugasnya....
Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..
HIDUP PAPA,AYAH,BAPAK,
terima kasih untuk penulis notes ini, anda membuat kami sadar akan pentingnya seorang ayah
Kamis, 20 Januari 2011
Kampung Hebat...
Libur telah tiba….libur telah tiba………hati…..ku gembira (lagunya tasya waktu masih imut, sekarang tasya dah g imut lagi, dah tau pacaran soalnya *lah, malah curhat), wahaahaha. Well, aku baru liburan ni, setelah berkutat dengan 3 minggu ujian yang system penjadwalannya aneh banget (padahal kalau dimampatin jadi 1 minggu bisa lho, apalagi dipadetin 1 hari juga bisa……, bisa mati dengan mulut ternganga maksudnya, hadudu pusing……!!!).
Sebelum gue (gue bolu, gue tart, atau pesen gue apa mas?, nah lo?) bercerita tentang 1 minggu liburanku yang lumayan menantang ini, aku mau pamer dulu ni tentang keistimewaan (baca: kebobrokan-red.) kampung saya yang aneh nan ajaib ini. Kampungku ini terletak di perbatasan antara kota Yogya dan Kabupaten Sleman (bukan di tengah jalan atau di tengah sungai lho), yang bernama Bangunrejo, Kricak. Secara astronomis sih terletak di 8o 147” LS dan 111o 58” BT (*NGASAL alias NGAWIR BANGET ni!!). wakaakak…
Berikut adalah daftar (what the) fun fact kampung saya :
1.pada dekade tahun 80-90an, kampungku pernah masuk daftar hitam sebagai kampung teranarkis se-Yogyakarta dan bahkan termasuk black area versi Mabes Polri
* g bisa dibanggain tau, hahaha ngeri ah,
2.kalau di kampung lain sih jumlah warga yang berjenis kelamin pria dan wanita dapat diketahui dengan jelas dan mudah oleh para perangkat desa. Nah, kalau di sini ? Siang sama malam aja bisa terjadi perbuahan eh perubahan jumlah warga yang berjenis kelamin pria dan wanita secara signifikan. Padahal jumlah warganya tetap sama.
* nah lho, kalau g percaya selidiki aja, setelah isya kamu jalan-jalan aja setelah turunan dekat jembatan, kamu pasti bingung bedain orang dan mana yang bukan orang (wakakak bencong jug manusia tau ! ups, keceplosan deh ^^)
3.dulu sih kalau g salah waktu aku masih SD (lulus SD juga lho saya ini, haha), pernah terjadi kasus ketika seorang perampok bank yang memegang senjata api kabur masuk kampungku. Nah, sontak heboh kan kampungku itu. Tapi berkat bapak-bapak nan berani dari kampungku itu, sang perampok bisa ditangkap hidup-hidup (padahal bawa senjata api lho, sekali lagi BAWA SENJATA API LHO)
* ahahaha, ada yang bisa dibanggain minimal 1 hal ini, wakaakak
Eh, tapi kalau g salah denger, waktu si perampok itu lari ke kampung saya, kondisinya mengenaskan lho. Katanya sih sang perampok udah ketembak duluan ma polisi, terus entah kenapa ada yang cerita kalau usus organ tunggal eh organ dalam perampok itu udah terburai keluar (hadududu……g tau ni bener atau g, tapi seru juga ngliatin usus terburai secara live, serasa nonton film SAW, wakakaka ^^a)
4.antara jam 6-8 pagi seluruh warga kami selalu bersiap atau istilah kerennya di atas api (on fire-red.) apabila mereka mendengar bunyi tiang telepon/listrik yang dipukul dengan batu. Karena suara itu berarti mobil sampah sedang mengunjungi kami dengan setia setiap hari. Nah, lucunya setiap kali peristiwa itu terjadi hampir seluruh warga kami ntah kenapa berlomba untuk cepet-cepetan memasukkan sampah ke dalam truk sampah. Hadududu aneh
*pengen iseng digebukin pagi-pagi ? datang aja ke kampungku dan pukullah dengan keras tiang listrik/telepon pada pukul 6-8 pagi. Niscaya Anda pulang ke rumah dalam kondisi babak belur. Wakakaak
5.oh iya kalau lagi maen ke kampungku siap-siap tutup hidung apabila melewati rumah tetanggaku yang ada anak kecilnya ya, karena apa, karena anak-anak kecil di sini sering banget pipis di depan rumah, huhuhu. Untung aja ortu-nya g ikut pipis di situ, kalo iya, wah ! pasti malah jadi nonton bersama tu, wakaakak
* di rumahku engga lho, harum, bersih, rapi, kan ada anak rajin di rumah ini, yang selalu dibayar dengan sepiring nasi dengan sayur gori dan tempe goreng plus sambal dengan campuran krupuk yang mampu menarik minat syaraf-syaraf indera perasa di reseptor lidah. Yummy ! haha (nah lo, ngiler)
6.masih ingat dengan cerita kite runner ? nah, kampungku ini termasuk eksportir kite runner di belahan daerah kota Yogyakarta. Kamu semua bisa nemuin anak-anak buahku *ih, sok* yang berserakan di seluruh penjuru kota bahkan masuk Sleman, hanya untuk mengejar cewek eh layang-layang.
* tapi di kampungku juga seru lho, langit kampungku hampir selalu semarak dengan banyak layang-layang setiap kali musim layang-layang. Bahkan terkadang, di musim hujan kayak gini, ada aja yang mengundhuh layang-layang padahal gerimis gitu. Ahahaha aneh :D
7.sisa-sisa sifat anarki di kampungku itu masih tersisa di benak ABG ABG kampungku lho. Hanya gara-gara petasan, ABG ABG dari 2 RT kampungku itu masih berselisih sampai sekarang lho. Sampe-sampe mereka juga main coret-coret kayak geng-geng (cupu) anak-anak SMA gitu. Tapi mereka nyoretnya adalah angka-angka RT musuh mereka gitu. Mereka nulis RT musuh mereka kemudian dia coret sendiri. Hadudududu aneh-aneh aja ^^a
* di tembok samping rumahku adalah saksinya, “beruntungnya” aku adalah warga yang termasuk RT perbatasan dari 2 RT yang beselisih tadi. hadududu kayak peribahasa, “Gajah berselisih dengan gajah, AFGAN mati (kegantengan) di tengah-tengah”. huhuhuhu
8.dulu waktu kampanye RW juga seru kayak DPR yang lagi bahas kasus Bank Century gitu. Pake acara misuh-misuhan (terjemahan cuci-mencuci-red.) antara pendukung tiap kandidat. Padahal kandidat-kandidatnya aja pada kalem-kalem lho (apalagi bapak tercinta saya, *narsis bapak sendiri)
* pokoknya 1 hari (sial) pemilihan itu seru banget deh, aku aja mpe g ada di kampung (ya iyalah kan masih jadi anak SMA *g nyambung, biarin, haha)
9.pengajian adalah hal yang mewah di kampung kami
* g ada penjelasan, :p
Bapi para tetangga saya jangan marah atau dendam ya, maaf ya jika bapak-bapak dan ibu-ibu yang saya sangat cintai…….anaknya (hahaha) terlibat dalam penyusunan notes ini, gpp kali pak, buk itung-itung jadi bahan gunjingan teman-teman saya di dunia maya ini. Wakaakak
*doakan saya teman-teman, semoga setelah menulis notes ini saya masih dalam kondisi sehat walafiat. Amin ^^ (takut dicegat di jalan trus digebukin ma tetangga ni gara-gara belum bayar waktu makan mie ayam *lho?)
My third task on 2010
25th of January, 20.00-22.15
(agak lama bikinnya, sambil sms soalnya)
keren kan ngetiknya, 1 tangan pegang hp, 1 tangan ngetik, repot banget, wakakaak
Sebelum gue (gue bolu, gue tart, atau pesen gue apa mas?, nah lo?) bercerita tentang 1 minggu liburanku yang lumayan menantang ini, aku mau pamer dulu ni tentang keistimewaan (baca: kebobrokan-red.) kampung saya yang aneh nan ajaib ini. Kampungku ini terletak di perbatasan antara kota Yogya dan Kabupaten Sleman (bukan di tengah jalan atau di tengah sungai lho), yang bernama Bangunrejo, Kricak. Secara astronomis sih terletak di 8o 147” LS dan 111o 58” BT (*NGASAL alias NGAWIR BANGET ni!!). wakaakak…
Berikut adalah daftar (what the) fun fact kampung saya :
1.pada dekade tahun 80-90an, kampungku pernah masuk daftar hitam sebagai kampung teranarkis se-Yogyakarta dan bahkan termasuk black area versi Mabes Polri
* g bisa dibanggain tau, hahaha ngeri ah,
2.kalau di kampung lain sih jumlah warga yang berjenis kelamin pria dan wanita dapat diketahui dengan jelas dan mudah oleh para perangkat desa. Nah, kalau di sini ? Siang sama malam aja bisa terjadi perbuahan eh perubahan jumlah warga yang berjenis kelamin pria dan wanita secara signifikan. Padahal jumlah warganya tetap sama.
* nah lho, kalau g percaya selidiki aja, setelah isya kamu jalan-jalan aja setelah turunan dekat jembatan, kamu pasti bingung bedain orang dan mana yang bukan orang (wakakak bencong jug manusia tau ! ups, keceplosan deh ^^)
3.dulu sih kalau g salah waktu aku masih SD (lulus SD juga lho saya ini, haha), pernah terjadi kasus ketika seorang perampok bank yang memegang senjata api kabur masuk kampungku. Nah, sontak heboh kan kampungku itu. Tapi berkat bapak-bapak nan berani dari kampungku itu, sang perampok bisa ditangkap hidup-hidup (padahal bawa senjata api lho, sekali lagi BAWA SENJATA API LHO)
* ahahaha, ada yang bisa dibanggain minimal 1 hal ini, wakaakak
Eh, tapi kalau g salah denger, waktu si perampok itu lari ke kampung saya, kondisinya mengenaskan lho. Katanya sih sang perampok udah ketembak duluan ma polisi, terus entah kenapa ada yang cerita kalau usus organ tunggal eh organ dalam perampok itu udah terburai keluar (hadududu……g tau ni bener atau g, tapi seru juga ngliatin usus terburai secara live, serasa nonton film SAW, wakakaka ^^a)
4.antara jam 6-8 pagi seluruh warga kami selalu bersiap atau istilah kerennya di atas api (on fire-red.) apabila mereka mendengar bunyi tiang telepon/listrik yang dipukul dengan batu. Karena suara itu berarti mobil sampah sedang mengunjungi kami dengan setia setiap hari. Nah, lucunya setiap kali peristiwa itu terjadi hampir seluruh warga kami ntah kenapa berlomba untuk cepet-cepetan memasukkan sampah ke dalam truk sampah. Hadududu aneh
*pengen iseng digebukin pagi-pagi ? datang aja ke kampungku dan pukullah dengan keras tiang listrik/telepon pada pukul 6-8 pagi. Niscaya Anda pulang ke rumah dalam kondisi babak belur. Wakakaak
5.oh iya kalau lagi maen ke kampungku siap-siap tutup hidung apabila melewati rumah tetanggaku yang ada anak kecilnya ya, karena apa, karena anak-anak kecil di sini sering banget pipis di depan rumah, huhuhu. Untung aja ortu-nya g ikut pipis di situ, kalo iya, wah ! pasti malah jadi nonton bersama tu, wakaakak
* di rumahku engga lho, harum, bersih, rapi, kan ada anak rajin di rumah ini, yang selalu dibayar dengan sepiring nasi dengan sayur gori dan tempe goreng plus sambal dengan campuran krupuk yang mampu menarik minat syaraf-syaraf indera perasa di reseptor lidah. Yummy ! haha (nah lo, ngiler)
6.masih ingat dengan cerita kite runner ? nah, kampungku ini termasuk eksportir kite runner di belahan daerah kota Yogyakarta. Kamu semua bisa nemuin anak-anak buahku *ih, sok* yang berserakan di seluruh penjuru kota bahkan masuk Sleman, hanya untuk mengejar cewek eh layang-layang.
* tapi di kampungku juga seru lho, langit kampungku hampir selalu semarak dengan banyak layang-layang setiap kali musim layang-layang. Bahkan terkadang, di musim hujan kayak gini, ada aja yang mengundhuh layang-layang padahal gerimis gitu. Ahahaha aneh :D
7.sisa-sisa sifat anarki di kampungku itu masih tersisa di benak ABG ABG kampungku lho. Hanya gara-gara petasan, ABG ABG dari 2 RT kampungku itu masih berselisih sampai sekarang lho. Sampe-sampe mereka juga main coret-coret kayak geng-geng (cupu) anak-anak SMA gitu. Tapi mereka nyoretnya adalah angka-angka RT musuh mereka gitu. Mereka nulis RT musuh mereka kemudian dia coret sendiri. Hadudududu aneh-aneh aja ^^a
* di tembok samping rumahku adalah saksinya, “beruntungnya” aku adalah warga yang termasuk RT perbatasan dari 2 RT yang beselisih tadi. hadududu kayak peribahasa, “Gajah berselisih dengan gajah, AFGAN mati (kegantengan) di tengah-tengah”. huhuhuhu
8.dulu waktu kampanye RW juga seru kayak DPR yang lagi bahas kasus Bank Century gitu. Pake acara misuh-misuhan (terjemahan cuci-mencuci-red.) antara pendukung tiap kandidat. Padahal kandidat-kandidatnya aja pada kalem-kalem lho (apalagi bapak tercinta saya, *narsis bapak sendiri)
* pokoknya 1 hari (sial) pemilihan itu seru banget deh, aku aja mpe g ada di kampung (ya iyalah kan masih jadi anak SMA *g nyambung, biarin, haha)
9.pengajian adalah hal yang mewah di kampung kami
* g ada penjelasan, :p
Bapi para tetangga saya jangan marah atau dendam ya, maaf ya jika bapak-bapak dan ibu-ibu yang saya sangat cintai…….anaknya (hahaha) terlibat dalam penyusunan notes ini, gpp kali pak, buk itung-itung jadi bahan gunjingan teman-teman saya di dunia maya ini. Wakaakak
*doakan saya teman-teman, semoga setelah menulis notes ini saya masih dalam kondisi sehat walafiat. Amin ^^ (takut dicegat di jalan trus digebukin ma tetangga ni gara-gara belum bayar waktu makan mie ayam *lho?)
My third task on 2010
25th of January, 20.00-22.15
(agak lama bikinnya, sambil sms soalnya)
keren kan ngetiknya, 1 tangan pegang hp, 1 tangan ngetik, repot banget, wakakaak
Senin, 17 Januari 2011
life story, hihihi :D
Hallow……(bukan merk susu ya ? haha ^^a), kembali saya akan bercerita. Pada kesempatan kali ini, tidak ada lagi istilah iseng dengan sengaja seperti halnya mencoba fasilitas GMC itu. Cuma hal ini sih sebenarnya terjadi karena ketidaksengajaan mamak saya.
Waktu itu kan saya sedang membantu mamak saya beres-beres rumah (wuidi……..biar disebut anak soleh dong, seperti lagunya, “aku anak soleh, rajin solat, rajin ngaji, orang tua dihormati….”bukan hanya waktu upacara, lho ?). Nah, tiba-tiba, suddenly, mak mbedhudhut, mak jegadhul* (*subtitle bisa di download secara gratis di apotek terdekat-red.), beliau menemukan foto kecil saya yang ternyata JUJUR, SUMPAH, SWEAR ! itu foto saya ketika saya masih ganteng banget, dengan aksesoris pipi nan mulus tanpa jeglongan atau bahkan polisi tidur sekalipun, balutan rambut lurus klimis, wajah chubby binti montok. Pokoknya foto itu membuat sebagian besar orang normal pasti akan mengatakan itu bukanlah foto saya. (saya aja tercengang sampai mengeceskan ludah, haha).
Tapi biasalah, hal seperti ini tidak akan membuat saya merasa terejek atau tersinggung, marah, kesal sampai menggerogoti piring-piring tetangga. No Way !, itu hal biasa aja bagi saya, tapi masalahnya adalah berikutnya yaitu ketika mamak saya lantas bercerita tentang masa SD saya yang menurut saya hal itu tidak pernah saya lakukan.
Inilah daftar (What the) funny fact-nya versi mamak saya :
1. Saya sering berkelahi dengan anak tetangga sampai kelas 5 SD
(mungkin hal tersebut membuat popularitas bapak saya yang sedang mencalonkan diri menjadi ketua RW turun drastis. Dari popuritas 76%, anjlok jauh menjadi 54%) * haha g ding, data barusan kayaknya saya buat-buat deh, tapi beneran waktu itu bapak saya masih menjadi calon ketua RW, haha ^^
2. Saya pernah beradu kaki dengan anak tetangga yang umurnya 3 tahun di bawah saya hingga kaki anak tersebut menjadi biru lebam.
(sampai-sampai waktu itu saya g berani lewat di depan rumah anak itu, takutnya saya ditantang bapaknya untuk beradu kaki), hadududu…….
3. Saya pernah berkelahi dengan teman SD yang namanya NAWAN (nama yang unik, dibaca dari belakang tetap aja NAWAN, wakakak ^^) sampai-sampai anak ini takut berangkat sekolah hingga melaporkan kasus ini kepada ibunya. Lantas, ibunya menemui mamak saya dan beralih memarahi saya
(inilah cerita yang masih ragu akan kebenarannya, hadudu kayaknya g banget deh)
4. Saya pernah memukul mata seorang anak tetangga saya hingga matanya memerah hampir mengeluarkan darah.
(padahal anak ini kata mamak saya, jauh lebih besar daripada saya lho. Saya sendiri juga heran kok saya ya ngawir (singkatan ‘ngawur sekali’) banget ya? Hadudu. Gara-gara hal ini, mamak saya memberikan ganti rugi agar sang anak dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Hadudududu maaf)
5. kemudian mamak saya juga bercerita kalau kata simbah uti saya yang juga pernah menyaksikan saya sedang berduel dengan anak tetangga nenek saya. Lagi-lagi anak yang sedang saya hadapi memiliki postur tubuh yang lebih besar dan atletis (emang anak kecil dah kebentuk ya?) daripada saya.
(nah, perkelahian ini saya selesaikan lagi-lagi dengan menyerang mata kemudian saya jegal anak tersebut hingga tersungkur). Is that true ? hadududu…..
Nah, itulah cerita versi mamak dan sedikit cuplikan kisah dari nenek saya yang direkam dan diceritakan dengan baik oleh mamak saya. Lantas, saya bingung, dan bertanya, “masa’ sih saya iya melakukan itu? Hadududu…”. Karena setahu saya, selama SD, saya itu menjadi anak pendiam, rajin belajar, rajin ngaji (nyampe lebih dari 7th saya ikut TPA lho), santun, selalu tersenyum manis, dll. Pokoknya yang baik-baik deh.
Oleh karena itu, saya akan meminta pendapat teman-teman semua tentang kebenaran fakta tersebut terutama teman-teman SD tercinta saya. Ada enggar,wahid, sandy, rudi, hesti, dll. Maka dari itu, saya juga akan mengeluarkan “buku putih” *sok-sokan banget ni* versi saya. Hahaha. Berikut adalah daftar (what the) fun fact saya :
1. okelah saya memang cukup sering berkelahi, tapi setahu saya, saya terakhir berkelahi waktu SD adalah ketika kelas 6 SD bukan 5 SD. (gubrak!). Dan waktu itu, memang bapak saya adalah calon ketua RW, akan tapi beliau tidak jadi ikut dalam pemilihan karena beliau tidak mau berkampanye. Hahaha ^^
2. saya memang pernah beradu kaki dengan anak itu hingga kakinya lebam. Tapi hal tersebut saya lakukan karena demi mempertahankan harga diri saya sebagai seorang kite runner. Dan anak yang saya hadapi 4-5 tahun lebih muda daripada saya, bukan 3 tahun seperti yang mamak saya ceritakan. *gubrak lagi
(ceritanya begini : waktu itu saya menang adu lari dalam mengejar layang-layang dengan anak itu, biasalah perlu ada password “candhak e” sebagai upaya untuk mendapatkan pengakuan dari orang lain kalau layang-layang tersebut telah diklaim oleh sang pemegang pertama. Nah, masalahnya sebelum saya mengucapkan kata itu, anak itu sudah mengklaim layang-layang itu terlebih dahulu. Nah, akhirnya terjadilah perang mulut dan bahkan menyebabkan terjadinya perang dunia III, hehe lebay ^^)
3. sekedar info, saya dulu adalah salah seorang kite runner terbaik se-kampung saya. Dengan fisik yang ramping nan irit, hal ini mengakibatkan saya mampu berlari secepat kuda lumping *lah?, berlari gesit menelusuri lorong dan gang-gang sempit kampung saya. Ditopang dengan mata elang pencari layang-layang putus dan lompatan minimal setinggi 70 cm. Nah, kemampuan khusus saya adalah perkiraaan tepat dimana dan kapan layang-layang tersebut akan jatuh. (fakta lho ini ^^)
4. saya ragu dengan cerita tentang NAWAN dan tetangga saya itu, kayaknya saya dulu baik-baik aja deh sama NAWAN dan tetangga itu. Lha orangnya gendut dan tinggi, masak saya yang berbadan ramping nan irit ini mampu melawannya. Hadududu iya kan ? ^O^
5. nah, ini juga, kalau g salah, orang yang saya lawan waktu di rumah simbah uti saya itu adalah teman TK saya lho. Masak iya saya tega melawan teman sendiri. Saya kan menganggap teman saya adalah saudara saya. Huhuhu
6. sekedar info lagi, fakta ini untuk memperkuat kalau saya ini adalah anak baik-baik yang rajin solat, rajin ngaji (TPA aja lebih dari 7 tahun) adalah selama SD, saya adalah pemegang puncak klasemen ranking 1 di SD saya selama 6 tahun berturut-turut. Hal ini kan menunjukkan kalau saya waktu SD masih menjadi akademisi yang mementingkan ranking 1 daripada prestasi olahraga ataupun gelar seorang jagoan yang ditakuti teman sebaya kan ? hadududu…… Lagipula waktu SD saya dulu, saya adalah anak yang rumahnya paling jauh diantara teman-teman lain yang notabene adalah warga local Kraton. Masak iya saya berani melawan penduduk local.
Well. Well. Well. Itulah secuil kisah saya waktu SD, nah tolong teman-teman baca dan pahami dengan seksama. Tolong dukung saya bahwa saya ini adalah anak baik-baik ya. Kehormatan dan harga diri bangsa Indonesia tidak akan saya biarkan diinjak-injak oleh bangsa lain, Hidup Rakyat Indonesia !!! Hidup…! *hadudu nglantur.
Gunakan hati nurani Anda, dan dukunglah saya yang baik ini………..
Huhuhu ^^
My second task on 2010
I5th of January, 20.14-21.01
Waktu itu kan saya sedang membantu mamak saya beres-beres rumah (wuidi……..biar disebut anak soleh dong, seperti lagunya, “aku anak soleh, rajin solat, rajin ngaji, orang tua dihormati….”bukan hanya waktu upacara, lho ?). Nah, tiba-tiba, suddenly, mak mbedhudhut, mak jegadhul* (*subtitle bisa di download secara gratis di apotek terdekat-red.), beliau menemukan foto kecil saya yang ternyata JUJUR, SUMPAH, SWEAR ! itu foto saya ketika saya masih ganteng banget, dengan aksesoris pipi nan mulus tanpa jeglongan atau bahkan polisi tidur sekalipun, balutan rambut lurus klimis, wajah chubby binti montok. Pokoknya foto itu membuat sebagian besar orang normal pasti akan mengatakan itu bukanlah foto saya. (saya aja tercengang sampai mengeceskan ludah, haha).
Tapi biasalah, hal seperti ini tidak akan membuat saya merasa terejek atau tersinggung, marah, kesal sampai menggerogoti piring-piring tetangga. No Way !, itu hal biasa aja bagi saya, tapi masalahnya adalah berikutnya yaitu ketika mamak saya lantas bercerita tentang masa SD saya yang menurut saya hal itu tidak pernah saya lakukan.
Inilah daftar (What the) funny fact-nya versi mamak saya :
1. Saya sering berkelahi dengan anak tetangga sampai kelas 5 SD
(mungkin hal tersebut membuat popularitas bapak saya yang sedang mencalonkan diri menjadi ketua RW turun drastis. Dari popuritas 76%, anjlok jauh menjadi 54%) * haha g ding, data barusan kayaknya saya buat-buat deh, tapi beneran waktu itu bapak saya masih menjadi calon ketua RW, haha ^^
2. Saya pernah beradu kaki dengan anak tetangga yang umurnya 3 tahun di bawah saya hingga kaki anak tersebut menjadi biru lebam.
(sampai-sampai waktu itu saya g berani lewat di depan rumah anak itu, takutnya saya ditantang bapaknya untuk beradu kaki), hadududu…….
3. Saya pernah berkelahi dengan teman SD yang namanya NAWAN (nama yang unik, dibaca dari belakang tetap aja NAWAN, wakakak ^^) sampai-sampai anak ini takut berangkat sekolah hingga melaporkan kasus ini kepada ibunya. Lantas, ibunya menemui mamak saya dan beralih memarahi saya
(inilah cerita yang masih ragu akan kebenarannya, hadudu kayaknya g banget deh)
4. Saya pernah memukul mata seorang anak tetangga saya hingga matanya memerah hampir mengeluarkan darah.
(padahal anak ini kata mamak saya, jauh lebih besar daripada saya lho. Saya sendiri juga heran kok saya ya ngawir (singkatan ‘ngawur sekali’) banget ya? Hadudu. Gara-gara hal ini, mamak saya memberikan ganti rugi agar sang anak dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Hadudududu maaf)
5. kemudian mamak saya juga bercerita kalau kata simbah uti saya yang juga pernah menyaksikan saya sedang berduel dengan anak tetangga nenek saya. Lagi-lagi anak yang sedang saya hadapi memiliki postur tubuh yang lebih besar dan atletis (emang anak kecil dah kebentuk ya?) daripada saya.
(nah, perkelahian ini saya selesaikan lagi-lagi dengan menyerang mata kemudian saya jegal anak tersebut hingga tersungkur). Is that true ? hadududu…..
Nah, itulah cerita versi mamak dan sedikit cuplikan kisah dari nenek saya yang direkam dan diceritakan dengan baik oleh mamak saya. Lantas, saya bingung, dan bertanya, “masa’ sih saya iya melakukan itu? Hadududu…”. Karena setahu saya, selama SD, saya itu menjadi anak pendiam, rajin belajar, rajin ngaji (nyampe lebih dari 7th saya ikut TPA lho), santun, selalu tersenyum manis, dll. Pokoknya yang baik-baik deh.
Oleh karena itu, saya akan meminta pendapat teman-teman semua tentang kebenaran fakta tersebut terutama teman-teman SD tercinta saya. Ada enggar,wahid, sandy, rudi, hesti, dll. Maka dari itu, saya juga akan mengeluarkan “buku putih” *sok-sokan banget ni* versi saya. Hahaha. Berikut adalah daftar (what the) fun fact saya :
1. okelah saya memang cukup sering berkelahi, tapi setahu saya, saya terakhir berkelahi waktu SD adalah ketika kelas 6 SD bukan 5 SD. (gubrak!). Dan waktu itu, memang bapak saya adalah calon ketua RW, akan tapi beliau tidak jadi ikut dalam pemilihan karena beliau tidak mau berkampanye. Hahaha ^^
2. saya memang pernah beradu kaki dengan anak itu hingga kakinya lebam. Tapi hal tersebut saya lakukan karena demi mempertahankan harga diri saya sebagai seorang kite runner. Dan anak yang saya hadapi 4-5 tahun lebih muda daripada saya, bukan 3 tahun seperti yang mamak saya ceritakan. *gubrak lagi
(ceritanya begini : waktu itu saya menang adu lari dalam mengejar layang-layang dengan anak itu, biasalah perlu ada password “candhak e” sebagai upaya untuk mendapatkan pengakuan dari orang lain kalau layang-layang tersebut telah diklaim oleh sang pemegang pertama. Nah, masalahnya sebelum saya mengucapkan kata itu, anak itu sudah mengklaim layang-layang itu terlebih dahulu. Nah, akhirnya terjadilah perang mulut dan bahkan menyebabkan terjadinya perang dunia III, hehe lebay ^^)
3. sekedar info, saya dulu adalah salah seorang kite runner terbaik se-kampung saya. Dengan fisik yang ramping nan irit, hal ini mengakibatkan saya mampu berlari secepat kuda lumping *lah?, berlari gesit menelusuri lorong dan gang-gang sempit kampung saya. Ditopang dengan mata elang pencari layang-layang putus dan lompatan minimal setinggi 70 cm. Nah, kemampuan khusus saya adalah perkiraaan tepat dimana dan kapan layang-layang tersebut akan jatuh. (fakta lho ini ^^)
4. saya ragu dengan cerita tentang NAWAN dan tetangga saya itu, kayaknya saya dulu baik-baik aja deh sama NAWAN dan tetangga itu. Lha orangnya gendut dan tinggi, masak saya yang berbadan ramping nan irit ini mampu melawannya. Hadududu iya kan ? ^O^
5. nah, ini juga, kalau g salah, orang yang saya lawan waktu di rumah simbah uti saya itu adalah teman TK saya lho. Masak iya saya tega melawan teman sendiri. Saya kan menganggap teman saya adalah saudara saya. Huhuhu
6. sekedar info lagi, fakta ini untuk memperkuat kalau saya ini adalah anak baik-baik yang rajin solat, rajin ngaji (TPA aja lebih dari 7 tahun) adalah selama SD, saya adalah pemegang puncak klasemen ranking 1 di SD saya selama 6 tahun berturut-turut. Hal ini kan menunjukkan kalau saya waktu SD masih menjadi akademisi yang mementingkan ranking 1 daripada prestasi olahraga ataupun gelar seorang jagoan yang ditakuti teman sebaya kan ? hadududu…… Lagipula waktu SD saya dulu, saya adalah anak yang rumahnya paling jauh diantara teman-teman lain yang notabene adalah warga local Kraton. Masak iya saya berani melawan penduduk local.
Well. Well. Well. Itulah secuil kisah saya waktu SD, nah tolong teman-teman baca dan pahami dengan seksama. Tolong dukung saya bahwa saya ini adalah anak baik-baik ya. Kehormatan dan harga diri bangsa Indonesia tidak akan saya biarkan diinjak-injak oleh bangsa lain, Hidup Rakyat Indonesia !!! Hidup…! *hadudu nglantur.
Gunakan hati nurani Anda, dan dukunglah saya yang baik ini………..
Huhuhu ^^
My second task on 2010
I5th of January, 20.14-21.01
devil says like this...
oke ini mgkn udah banyak yang denger ceritanya, tp cm sebagai pengingat aja. benar-benar seram, setelah instrospeksi diri, jujur aja aku bener2 payah, bs dibilang aku jg termasuk temennya iblis :( Astaghfirullah, ayo pada tobat.. tobat.. :(((
Iblis Terpaksa Bertamu Kepada Rasulullah SAW
(dari Muadz bin Jabal dari Ibn Abbas)
Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba-tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: “Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku.”
Rasulullah bersabda: “Tahukah kalian siapa yang memanggil?”
Kami menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih tahu.”
Beliau melanjutkan, “Itu Iblis, laknat Allah bersamanya.”
Umar bin Khattab berkata: “Izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah”.
Nabi menahannya: “Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan oleh Allah untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.”
Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi.
Iblis berkata: “Salam untukmu Muhammad. Salam untukmu para hadirin…”
Rasulullah SAW lalu menjawab: “Salam hanya milik Allah SWT, sebagai mahluk terlaknat, apa keperluanmu?”
Iblis menjawab: “Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa.”
“Siapa yang memaksamu?”
Seorang malaikat dari utusan Allah telah mendatangiku dan berkata:
“Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri.beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. jawabalah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin.”
“Oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh.”
Orang Yang Dibenci Iblis
Rasulullah SAW lalu bertanya kepada Iblis: “Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?”
Iblis segera menjawab: “Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah mahkluk Allah yang paling aku benci.”
“Siapa selanjutnya?”
“Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT.”
“lalu siapa lagi?”
“Orang Aliim dan wara’ (Loyal)”
“Lalu siapa lagi?”
“Orang yang selalu bersuci.”
“Siapa lagi?”
“Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannnya kepda orang lain.”
“Apa tanda kesabarannya?”
“Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang -orang yang sabar.”
” Selanjutnya apa?”
“Orang kaya yang bersyukur.”
“Apa tanda kesyukurannya?”
“Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya.”
“Orang seperti apa Abu Bakar menurutmu?”
“Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam.”
“Umar bin Khattab?”
“Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur.”
“Usman bin Affan?”
“Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya.”
“Ali bin Abi Thalib?”
“Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya. tetapi ia tak akan mau melakukan itu.” (Ali bin Abi Thalib selau berdzikir terhadap Allah SWT)
Amalan Yang Dapat Menyakiti Iblis
“Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak shalat?”
“Aku merasa panas dingin dan gemetar.”
“Kenapa?”
“Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat.”
“Jika seorang umatku berpuasa?”
“Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka.”
“Jika ia berhaji?”
“Aku seperti orang gila.”
“Jika ia membaca al-Quran?”
“Aku merasa meleleh laksana timah diatas api.”
“Jika ia bersedekah?”
“Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji.”
“Mengapa bisa begitu?”
“Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. Yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya.”
“Apa yang dapat mematahkan pinggangmu?”
“Suara kuda perang di jalan Allah.”
“Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?”
“Taubat orang yang bertaubat.”
“Apa yang dapat membakar hatimu?”
“Istighfar di waktu siang dan malam.”
“Apa yang dapat mencoreng wajahmu?”
“Sedekah yang diam – diam.”
“Apa yang dapat menusuk matamu?”
“Shalat fajar.”
“Apa yang dapat memukul kepalamu?”
“Shalat berjamaah.”
“Apa yang paling mengganggumu?”
“Majelis para ulama.”
“Bagaimana cara makanmu?”
“Dengan tangan kiri dan jariku.”
“Dimanakah kau menaungi anak – anakmu di musim panas?”
“Di bawah kuku manusia.”
Manusia Yang Menjadi Teman Iblis
Nabi lalu bertanya : “Siapa temanmu wahai Iblis?”
“Pemakan riba.”
“Siapa sahabatmu?”
“Pezina.”
“Siapa teman tidurmu?”
“Pemabuk.”
“Siapa tamumu?”
“Pencuri.”
“Siapa utusanmu?”
“Tukang sihir.”
“Apa yang membuatmu gembira?”
“Bersumpah dengan cerai.”
“Siapa kekasihmu?”
“Orang yang meninggalkan shalat jumaat”
“Siapa manusia yang paling membahagiakanmu?”
“Orang yang meninggalkan shalatnya dengan sengaja.”
Iblis Tidak Berdaya Di hadapan Orang Yang Ikhlas
Rasulullah SAW lalu bersabda : “Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu.”
Iblis segera menimpali:
“Tidak,tidak.. tak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir. Bagaimana kau bisa berbahagia dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tak bisa melihatku. Demi yang menciptakan diriku dan memberikanku kesempatan hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua. Baik yang bodoh, atau yang pintar, yang bisa membaca dan tidak bisa membaca, yang durjana dan yang shaleh, kecuali hamba Allah yang ikhlas.”
“Siapa orang yang ikhlas menurutmu?”
“Tidakkah kau tahu wahai Muhammad, bahwa barang siapa yang menyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas. "
"Jika kau lihat seseorang yang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan sanjunang, aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas, maka aku meninggalkannya. "
"Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh padaku.”
Iblis Dibantu oleh 70.000 Anak-Anaknya
“Tahukah kamu Muhammad, bahwa aku mempunyai 70.000 anak. Dan setiap anak memiliki 70.000 syaithan.
Sebagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama. Sebagian untuk menggangu anak – anak muda, sebagian untuk menganggu orang -orang tua, sebagian untuk menggangu wanta – wanita tua, sebagian anak -anakku juga aku tugaskan kepada para Zahid.
Aku punya anak yang suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur pada shalat berjamaah. tanpanya, manusia tidak akan mengantuk pada waktu shalat berjamaah.
Aku punya anak yang suka menaburkan sesuatu di mata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur dan pahalanya terhapus.
Aku punya anak yang senang berada di lidah manusia, jika seseorang melakukan kebajikan lalu ia beberkan kepada manusia, maka 99% pahalanya akan terhapus.
Pada setiap seorang wanita yang berjalan, anakku dan syaithan duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandanginya.”
Syaithan juga berkata, “keluarkan tanganmu”, lalu ia mengeluarkan tangannya lalu syaithan pun menghiasi kukunya.
“Mereka, anak – anakku selalu meyusup dan berubah dari satu kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu yang lainnya untuk menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka.
Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak merasa.
Tahukah kamu, Muhammad? bahwa ada rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya, sembuh seketika. Aku terus menggodanya hingga ia berzina, membunuh dan kufur.”
Cara Iblis Menggoda
“Tahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku?
Akulah mahluk pertama yang berdusta.
Pendusta adalah sahabatku. barangsiapa bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku.
Tahukah kau Muhammad?
Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan nama Allah bahwa aku benar – benar menasihatinya.
Sumpah dusta adalah kegemaranku.
Ghibah (gossip) dan Namimah (Adu domba) kesenanganku.
Kesaksian palsu kegembiraanku.
Orang yang bersumpah untuk menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan walaupun ia benar. Sebab barang siapa membiasakan dengan kata – kata cerai, isterinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat. jadi semua anak – anak zina dan ia masuk neraka hanya karena satu kalimat, CERAI.
Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka mengulur ulur shalat. Setiap ia hendak berdiri untuk shalat, aku bisikan padanya waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia manundanya hingga ia melaksanakan shalat di luar waktu, maka shalat itu dipukulkannya kemukanya.
Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia shalat. Namun aku bisikkan ke telinganya ‘lihat kiri dan kananmu’, iapun menoleh. pada saat iatu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya serta aku katakan ’shalatmu tidak sah’
Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam shalatnya akan dipukul.
Jika ia shalat sendirian, aku suruh dia untuk bergegas. ia pun shalat seperti ayam yang mematuk beras.
jika ia berhasil mengalahkanku dan ia shalat berjamaah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkannya sebelum imam.
Kamu tahu bahwa melakukan itu batal shalatnya dan wajahnya akan dirubah menjadi wajah keledai.
Jika ia berhasil mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika ia tidak menutup mulutnya ketika mnguap, syaithan akan masuk ke dalamdirinya, dan membuatnya menjadi bertambah serakah dan gila dunia.
Dan iapun semakin taat padaku.
Kebahagiaan apa untukmu, sedang aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan shalat. aku katakan padaknya, ‘kamu tidak wajib shalat, shalat hanya wajib untuk orang yang berkecukupan dan sehat. orang sakit dan miskin tidak, jika kehidupanmu telah berubah baru kau shalat.’
Ia pun mati dalam kekafiran. Jika ia mati sambil meninggalkan shalat maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan.
Wahai Muhammad, jika aku berdusta Allah akan menjadikanku debu.
Wahai Muhammad, apakah kau akan bergembira dengan umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari islam?”
10 Hal Permintaan Iblis kepada Allah SWT
“Berapa hal yang kau pinta dari Tuhanmu?”
“10 macam”
“Apa saja?”
“Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan.”
Allah berfirman,
“Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali tipuan.” (QS Al-Isra :64)
“Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. Aku juga makan dari makanan haram dan yang bercampur dengan riba, aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah.
Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung dengan Allah, maka setan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaithan.
Aku minta agar bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal.
Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku.
Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku.
Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Quranku.
Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku.
Aku minta agar Allah memberikanku saudara, maka Ia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.”
Allah berfirman,
“Orang -orang boros adalah saudara – saudara syaithan. ” (QS Al-Isra : 27).
“Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku.
Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia.
Allah menjawab, “silahkan”, dan aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat.
Sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.”
Iblis berkata : “Wahai muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikan dan menggoda.
Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun…!!!
Sebagaimana dirimu, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah.
Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini. Kau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara.
Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. Dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.”
Rasulullah SAW lalu membaca ayat :
“Mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT” (QS Hud :118 - 119)
juga membaca,
“Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku” (QS Al-Ahzab : 38)
Iblis lalu berkata:
“Wahai Muhammad Rasulullah, takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin mahluk mahluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. aku si celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. dan aku tak berbohong.”
Sampaikanlah risalah ini kepada saudara-saudara kita, agar mereka mengerti dengan benar, apakah tugas-tugas dari Iblis atau Syaithan tsb. Sehingga kita semua dapat mengetahui dan dapat mencegahnya dan tidak menuruti bisikan dan godaan Iblis atau Syaithan.
Mudah-mudahan dengan demikian kita dapat setidak-setidaknya membuat hidup ini lebih nyaman dan membuat tempat serta lingkungan kita lebih aman.
Copy paste http://apakabardunia.com/post/religi-islam/saat-iblis-bertamu-kepada-rasullah-saw
(itu sih kata adek kelas saya yang bernama dea) :p
hohoho
monggo yg laen di tag...
Iblis Terpaksa Bertamu Kepada Rasulullah SAW
(dari Muadz bin Jabal dari Ibn Abbas)
Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba-tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: “Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku.”
Rasulullah bersabda: “Tahukah kalian siapa yang memanggil?”
Kami menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih tahu.”
Beliau melanjutkan, “Itu Iblis, laknat Allah bersamanya.”
Umar bin Khattab berkata: “Izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah”.
Nabi menahannya: “Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan oleh Allah untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.”
Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi.
Iblis berkata: “Salam untukmu Muhammad. Salam untukmu para hadirin…”
Rasulullah SAW lalu menjawab: “Salam hanya milik Allah SWT, sebagai mahluk terlaknat, apa keperluanmu?”
Iblis menjawab: “Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa.”
“Siapa yang memaksamu?”
Seorang malaikat dari utusan Allah telah mendatangiku dan berkata:
“Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri.beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. jawabalah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin.”
“Oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh.”
Orang Yang Dibenci Iblis
Rasulullah SAW lalu bertanya kepada Iblis: “Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?”
Iblis segera menjawab: “Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah mahkluk Allah yang paling aku benci.”
“Siapa selanjutnya?”
“Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT.”
“lalu siapa lagi?”
“Orang Aliim dan wara’ (Loyal)”
“Lalu siapa lagi?”
“Orang yang selalu bersuci.”
“Siapa lagi?”
“Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannnya kepda orang lain.”
“Apa tanda kesabarannya?”
“Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang -orang yang sabar.”
” Selanjutnya apa?”
“Orang kaya yang bersyukur.”
“Apa tanda kesyukurannya?”
“Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya.”
“Orang seperti apa Abu Bakar menurutmu?”
“Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam.”
“Umar bin Khattab?”
“Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur.”
“Usman bin Affan?”
“Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya.”
“Ali bin Abi Thalib?”
“Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya. tetapi ia tak akan mau melakukan itu.” (Ali bin Abi Thalib selau berdzikir terhadap Allah SWT)
Amalan Yang Dapat Menyakiti Iblis
“Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak shalat?”
“Aku merasa panas dingin dan gemetar.”
“Kenapa?”
“Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat.”
“Jika seorang umatku berpuasa?”
“Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka.”
“Jika ia berhaji?”
“Aku seperti orang gila.”
“Jika ia membaca al-Quran?”
“Aku merasa meleleh laksana timah diatas api.”
“Jika ia bersedekah?”
“Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji.”
“Mengapa bisa begitu?”
“Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. Yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya.”
“Apa yang dapat mematahkan pinggangmu?”
“Suara kuda perang di jalan Allah.”
“Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?”
“Taubat orang yang bertaubat.”
“Apa yang dapat membakar hatimu?”
“Istighfar di waktu siang dan malam.”
“Apa yang dapat mencoreng wajahmu?”
“Sedekah yang diam – diam.”
“Apa yang dapat menusuk matamu?”
“Shalat fajar.”
“Apa yang dapat memukul kepalamu?”
“Shalat berjamaah.”
“Apa yang paling mengganggumu?”
“Majelis para ulama.”
“Bagaimana cara makanmu?”
“Dengan tangan kiri dan jariku.”
“Dimanakah kau menaungi anak – anakmu di musim panas?”
“Di bawah kuku manusia.”
Manusia Yang Menjadi Teman Iblis
Nabi lalu bertanya : “Siapa temanmu wahai Iblis?”
“Pemakan riba.”
“Siapa sahabatmu?”
“Pezina.”
“Siapa teman tidurmu?”
“Pemabuk.”
“Siapa tamumu?”
“Pencuri.”
“Siapa utusanmu?”
“Tukang sihir.”
“Apa yang membuatmu gembira?”
“Bersumpah dengan cerai.”
“Siapa kekasihmu?”
“Orang yang meninggalkan shalat jumaat”
“Siapa manusia yang paling membahagiakanmu?”
“Orang yang meninggalkan shalatnya dengan sengaja.”
Iblis Tidak Berdaya Di hadapan Orang Yang Ikhlas
Rasulullah SAW lalu bersabda : “Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu.”
Iblis segera menimpali:
“Tidak,tidak.. tak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir. Bagaimana kau bisa berbahagia dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tak bisa melihatku. Demi yang menciptakan diriku dan memberikanku kesempatan hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua. Baik yang bodoh, atau yang pintar, yang bisa membaca dan tidak bisa membaca, yang durjana dan yang shaleh, kecuali hamba Allah yang ikhlas.”
“Siapa orang yang ikhlas menurutmu?”
“Tidakkah kau tahu wahai Muhammad, bahwa barang siapa yang menyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas. "
"Jika kau lihat seseorang yang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan sanjunang, aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas, maka aku meninggalkannya. "
"Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh padaku.”
Iblis Dibantu oleh 70.000 Anak-Anaknya
“Tahukah kamu Muhammad, bahwa aku mempunyai 70.000 anak. Dan setiap anak memiliki 70.000 syaithan.
Sebagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama. Sebagian untuk menggangu anak – anak muda, sebagian untuk menganggu orang -orang tua, sebagian untuk menggangu wanta – wanita tua, sebagian anak -anakku juga aku tugaskan kepada para Zahid.
Aku punya anak yang suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur pada shalat berjamaah. tanpanya, manusia tidak akan mengantuk pada waktu shalat berjamaah.
Aku punya anak yang suka menaburkan sesuatu di mata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur dan pahalanya terhapus.
Aku punya anak yang senang berada di lidah manusia, jika seseorang melakukan kebajikan lalu ia beberkan kepada manusia, maka 99% pahalanya akan terhapus.
Pada setiap seorang wanita yang berjalan, anakku dan syaithan duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandanginya.”
Syaithan juga berkata, “keluarkan tanganmu”, lalu ia mengeluarkan tangannya lalu syaithan pun menghiasi kukunya.
“Mereka, anak – anakku selalu meyusup dan berubah dari satu kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu yang lainnya untuk menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka.
Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak merasa.
Tahukah kamu, Muhammad? bahwa ada rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya, sembuh seketika. Aku terus menggodanya hingga ia berzina, membunuh dan kufur.”
Cara Iblis Menggoda
“Tahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku?
Akulah mahluk pertama yang berdusta.
Pendusta adalah sahabatku. barangsiapa bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku.
Tahukah kau Muhammad?
Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan nama Allah bahwa aku benar – benar menasihatinya.
Sumpah dusta adalah kegemaranku.
Ghibah (gossip) dan Namimah (Adu domba) kesenanganku.
Kesaksian palsu kegembiraanku.
Orang yang bersumpah untuk menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan walaupun ia benar. Sebab barang siapa membiasakan dengan kata – kata cerai, isterinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat. jadi semua anak – anak zina dan ia masuk neraka hanya karena satu kalimat, CERAI.
Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka mengulur ulur shalat. Setiap ia hendak berdiri untuk shalat, aku bisikan padanya waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia manundanya hingga ia melaksanakan shalat di luar waktu, maka shalat itu dipukulkannya kemukanya.
Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia shalat. Namun aku bisikkan ke telinganya ‘lihat kiri dan kananmu’, iapun menoleh. pada saat iatu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya serta aku katakan ’shalatmu tidak sah’
Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam shalatnya akan dipukul.
Jika ia shalat sendirian, aku suruh dia untuk bergegas. ia pun shalat seperti ayam yang mematuk beras.
jika ia berhasil mengalahkanku dan ia shalat berjamaah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkannya sebelum imam.
Kamu tahu bahwa melakukan itu batal shalatnya dan wajahnya akan dirubah menjadi wajah keledai.
Jika ia berhasil mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika ia tidak menutup mulutnya ketika mnguap, syaithan akan masuk ke dalamdirinya, dan membuatnya menjadi bertambah serakah dan gila dunia.
Dan iapun semakin taat padaku.
Kebahagiaan apa untukmu, sedang aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan shalat. aku katakan padaknya, ‘kamu tidak wajib shalat, shalat hanya wajib untuk orang yang berkecukupan dan sehat. orang sakit dan miskin tidak, jika kehidupanmu telah berubah baru kau shalat.’
Ia pun mati dalam kekafiran. Jika ia mati sambil meninggalkan shalat maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan.
Wahai Muhammad, jika aku berdusta Allah akan menjadikanku debu.
Wahai Muhammad, apakah kau akan bergembira dengan umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari islam?”
10 Hal Permintaan Iblis kepada Allah SWT
“Berapa hal yang kau pinta dari Tuhanmu?”
“10 macam”
“Apa saja?”
“Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan.”
Allah berfirman,
“Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali tipuan.” (QS Al-Isra :64)
“Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. Aku juga makan dari makanan haram dan yang bercampur dengan riba, aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah.
Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung dengan Allah, maka setan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaithan.
Aku minta agar bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal.
Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku.
Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku.
Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Quranku.
Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku.
Aku minta agar Allah memberikanku saudara, maka Ia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.”
Allah berfirman,
“Orang -orang boros adalah saudara – saudara syaithan. ” (QS Al-Isra : 27).
“Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku.
Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia.
Allah menjawab, “silahkan”, dan aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat.
Sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.”
Iblis berkata : “Wahai muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikan dan menggoda.
Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun…!!!
Sebagaimana dirimu, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah.
Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini. Kau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara.
Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. Dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.”
Rasulullah SAW lalu membaca ayat :
“Mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT” (QS Hud :118 - 119)
juga membaca,
“Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku” (QS Al-Ahzab : 38)
Iblis lalu berkata:
“Wahai Muhammad Rasulullah, takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin mahluk mahluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. aku si celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. dan aku tak berbohong.”
Sampaikanlah risalah ini kepada saudara-saudara kita, agar mereka mengerti dengan benar, apakah tugas-tugas dari Iblis atau Syaithan tsb. Sehingga kita semua dapat mengetahui dan dapat mencegahnya dan tidak menuruti bisikan dan godaan Iblis atau Syaithan.
Mudah-mudahan dengan demikian kita dapat setidak-setidaknya membuat hidup ini lebih nyaman dan membuat tempat serta lingkungan kita lebih aman.
Copy paste http://apakabardunia.com/post/religi-islam/saat-iblis-bertamu-kepada-rasullah-saw
(itu sih kata adek kelas saya yang bernama dea) :p
hohoho
monggo yg laen di tag...
Jumat, 14 Januari 2011
operation oh operation...
Hehehe, saya datang kembali untuk berbagi kisah
Wakakaak
Sebenarnya sih saya Cuma mau menjelaskan tentang “Cinta eh Operasi pertama dan terakhirku” (semoga saya g pernah kena penyakit aneh-aneh lagi, dan tetap sehat walafiat hingga puluhan ataupun ratusan tahun ke depan), amin. Hahaha.
Kejadian ini dimulai waktu tanggal 7 Desember 2009, saat itu saya iseng melewati GMC (Gama Medical Centre), nah, entah kenapa saya pengen mencoba menggunakan fasilitas (gratisan) kesehatan UGM tersebut.
Lantas, saya berpikir sejenak, saya punya sakit apa ya (karena alhamdullilah sebenarnya waktu itu saya sehat walafiat), kemudian saya cek seluruh tubuh saya dan kemudian baru teringat kalau saya punya sedikit benjolan di bibir bawah sebelah kanan yang dari dulu saya pikir itu adalah sariawan yang sedikit ngeyel.
Okelah kalau begitu, dengan langkah tegap maju jalan, yang dilanjutkan langkah biasa, dengan bermodalkan benjolan di bibir dan semangat untuk memakai fasilitas gratisan (hehehe ^^a), saya pun menuju ke GMC, antri sejenak, nama saya pun akhirnya dipanggil untuk memasuki ruang EKSEKUSI (weleh, apa jal ?). dan akhirnya saya bertemu sang dokter dan beliau langsung bertanya :
DOKTER (D) : “selamat siang mas, apa keluhannya ?” (dengan senyum simpul ala dokter, *gubrak ! beliau kan emang dokter* )
Saya = DODO (D juga) : “siang dok, sebenarnya sih saya g punya keluhan (dengan wajah polos, haha). Cuma mau Tanya ni dok, kok di bibir saya ada benjolan kecil ya ? “
(D) : (dengan tanpa bilang permisi langsung mendowerkan bibir saya, wakaakak ^^a dan mengecek, menyenteri benjolan itu dengan seksama), “oh ini namanya mucocele, mas ! “
(D juga) : “apa itu dok ? “(bertanya sok pengen ngerti)
(D) : “itu TUMOR mas “(dengan tampang tanpa dosa, haduh)
(D juga) : (Jeggggleeeeeeeeeeerrrrr…….!!! Serasa disengat belalai gajah *emang bisa ?), “yakin dok ? “
(D) : “iya mas, tapi Cuma tumor jinak kok.”
(D juga) : “oh begitu…….(sedikit melepas kentut eh napas dan sedikit merasa tenang). Lantas untuk penyembuhannya gimana dok ? “
(D) : ya harus operasi. (dengan tampang tanpa dosa lagi)
(D juga) : (Jeggggleeeeeeeeeeerrrrr……. Untuk kedua kalinya!!! Kali ini bukan disengat belalai gajah, tapi karena kaki saya terinjak kaki dokternya, hadudu).
“ ehm, g bisa dengan obat jalan gitu dok ?
(D) : ya…untuk aman dan cepatnya operasi aja. Toh, ini juga operasi kecil kok.
(D juga) : bius local dok ?
(D) : iya (dengan tampang tanpa dosa untuk ketiga kalinya
(D juga) : (Jeggggleeeeeeeeeeerrrrr……. Untuk ketiga kalinya!!! Karena dalam benak saya, operasi itu adalah bedah-membedah yang memakai pisau yang gede-gede itu adalah hal mengerikan, apalagi ini hanya menggunakan bius local, ini berarti saya berada dalam kondisi sadar ketika operasi berlangsung. Lantas, hal yang teringat adalah ketika saya sunatan masal dan saya mendapat undian maju nomor satu *lah ? njuk ngopo ?)
“Gpp kan dok ? kira-kira berapa lama ya ? “
(D) : “gpp kok, paling 20-30 menit. Ini surat rujukannnya ke Rumah sakir KG UGM ya,
(D juga) : “oh bentar ya, oke makasih dok, hehehe (senyum karena masih terngiang-ngiang dengan wajah dokternya waktu bilang ITU TUMOR, MAS)” hahaha
Singkat cerita, saya langsung pulang ke rumah dan bernegosiasi dengan orang tua saya, Lantas pada tanggal 9 Desember 2009, saya menuju rumah sakit itu, namun karena sudah sore, pelayanan untuk operasi pun baru bisa dilangsungkan hari berikutnya. Kemudian keesokan harinya, 10 Desember 2009 kira-kira jam 10, saya bersama prapto (nama bapaknya sebenarnya) berkesempatan menemani saya untuk operasi. Dan………
Ehm, karena cerita di sini sangat panjang, saya Cuma menceritakan (what the) fun fact-nya aja ya, lha panjang tenan e ceritanya, wakakak, ini dia :
1.operasi baru saya jalani pukul 12.20, padahal dokternya janjian ma saya jam 10
(keburu mecothot ni benjolanku, hahaha)
2.durasi operasi berjalan sangat lama, bayangkan saja dari jam 12.18 sampai 13.50
(itulah akibatnya kalau operasi murah, Cuma yang saya sesalkan adalah kenapa saya harus nDOWER selama lebih dari 90 menit *berasa maen sepakbola, itu aja dah ditambah injury time 2 menit, hadudu)
3.dokter yang menangani saya adalah seorang co.ass, bukan dokter senior
(nah, itu mungkin menjelaskan kenapa operasinya lama, tapi gpp karena dokternya lucu, hehehe)
4.berdasarkan keterangan dokter yang ada di sekitar saya, kasus benjolan saya ini adalah kasus yang baru. Dan akibatnya terjadilah kuliah umum ketika saya dioperasi, karena sang dokter senior menjelaskan secara detail benjolan saya ini kepada para co.ass yang mengerubungi saya. Kalau tak salah, ada sekitar 12-15 orang yang ada di sekitar saya.
(saya juga jadi kesulitan nafas ni, hehe)
5.berhubung benjolan saya itu dikategorikan kasus baru dan harus didokumentasikan proses operasi dan tumornya (kata dokternya sih untuk bahan kuliah gitu), selama operasi saya menjadi merasa seorang artis ternama karena saya terus dipotret berulang-ulang dan direkam melulu.
(lumayan nampang waktu kuliah anak KG, wakakak)
6.biaya operasinya murah sekali, sekitar Rp 42.000.
(biaya sebenarnya sih Rp 190.000an, tapi karena saya memakai GMC, dipotong 75 % deh, alhamdullilah ^o^)
7.obat yang saya harus saya minum ada 3 macam, salah satunya amoxilin yang terkenal dengan “kemanisan” rasanya
8.saya musti memeriksakan benjolan yang sudah dikeluarkan tadi (yang diameternya 1 cm) itu ke laboratorium patology dan anatomi miliknya KU
(sebenarnya sih yang jadi masalah adalah biaya labnya, masak Cuma ngecek benjolan kayak gajih itu aja bayar Rp 150.000 dan itu g bole pake kartu GMC, *gubrak !, hadudu) (tapi saya tidak menyerah dan berhasil mengenyang hingga Rp 100.000, hahaha lumayan)
9.oh iya, tadi dibilangin dokternya tidak boleh makan nasi dulu, g bole yang keras-keras, g bole minum yang panas, dll.
(tapi saya lupa, malamnya saya makan nasi putih dengan serundeng dan daging sapi yang lumayan alot, wakaakak bisa dibayangkan rasanya)
10.setelah insyaf, saya makan bubur selama 3 hari berturut-turut.
(itu cukup menyiksa saya, hadudu)
11.selama masa penyembuhan, saya menjadi orang pendiam, kalau omong jadi aneh, jarang lagi mengalunkan suara perak saya, pokoknya lucu. Hahaha
12.saya masih sempat latihan fisik untuk PD, mengikuti fieldtrip geologi, acara BEM di pantai.
(haduh, g enak banget rasanya, huhuhu)
13.oh iya, selama masa penyembuhan saya jadi punya mainan baru di mulut saya, yaitu benang jahit yang terglawir-glawir diantara sela-sela gigi saya. Hadudu
14.waktu melepaskan benang jahit pada tanggal 17 Desember 2009, saya menganggap kalau hal ini akan dilakukan berjam-jam seperti waktu operasi. Oleh karena itu, saya sudah menyiapkan segenap jiwa dan raga saya untuk menghadapainya. Eh, tapi dalam kenyataannya, pelepasan benang jahit hanya selama 2-3 menit.
(bandingkan dengan operasinya, sangat timpang. 3 : 90 menit, )
Well.well.well., itulah cerita saya, jangan sampai penyakit ini menjangkiti Anda ya, hahaha. Doakan saya tetap sehat dan siap menelurkan karya-karya lainnya. Amin :D
Wakakaak
Sebenarnya sih saya Cuma mau menjelaskan tentang “Cinta eh Operasi pertama dan terakhirku” (semoga saya g pernah kena penyakit aneh-aneh lagi, dan tetap sehat walafiat hingga puluhan ataupun ratusan tahun ke depan), amin. Hahaha.
Kejadian ini dimulai waktu tanggal 7 Desember 2009, saat itu saya iseng melewati GMC (Gama Medical Centre), nah, entah kenapa saya pengen mencoba menggunakan fasilitas (gratisan) kesehatan UGM tersebut.
Lantas, saya berpikir sejenak, saya punya sakit apa ya (karena alhamdullilah sebenarnya waktu itu saya sehat walafiat), kemudian saya cek seluruh tubuh saya dan kemudian baru teringat kalau saya punya sedikit benjolan di bibir bawah sebelah kanan yang dari dulu saya pikir itu adalah sariawan yang sedikit ngeyel.
Okelah kalau begitu, dengan langkah tegap maju jalan, yang dilanjutkan langkah biasa, dengan bermodalkan benjolan di bibir dan semangat untuk memakai fasilitas gratisan (hehehe ^^a), saya pun menuju ke GMC, antri sejenak, nama saya pun akhirnya dipanggil untuk memasuki ruang EKSEKUSI (weleh, apa jal ?). dan akhirnya saya bertemu sang dokter dan beliau langsung bertanya :
DOKTER (D) : “selamat siang mas, apa keluhannya ?” (dengan senyum simpul ala dokter, *gubrak ! beliau kan emang dokter* )
Saya = DODO (D juga) : “siang dok, sebenarnya sih saya g punya keluhan (dengan wajah polos, haha). Cuma mau Tanya ni dok, kok di bibir saya ada benjolan kecil ya ? “
(D) : (dengan tanpa bilang permisi langsung mendowerkan bibir saya, wakaakak ^^a dan mengecek, menyenteri benjolan itu dengan seksama), “oh ini namanya mucocele, mas ! “
(D juga) : “apa itu dok ? “(bertanya sok pengen ngerti)
(D) : “itu TUMOR mas “(dengan tampang tanpa dosa, haduh)
(D juga) : (Jeggggleeeeeeeeeeerrrrr…….!!! Serasa disengat belalai gajah *emang bisa ?), “yakin dok ? “
(D) : “iya mas, tapi Cuma tumor jinak kok.”
(D juga) : “oh begitu…….(sedikit melepas kentut eh napas dan sedikit merasa tenang). Lantas untuk penyembuhannya gimana dok ? “
(D) : ya harus operasi. (dengan tampang tanpa dosa lagi)
(D juga) : (Jeggggleeeeeeeeeeerrrrr……. Untuk kedua kalinya!!! Kali ini bukan disengat belalai gajah, tapi karena kaki saya terinjak kaki dokternya, hadudu).
“ ehm, g bisa dengan obat jalan gitu dok ?
(D) : ya…untuk aman dan cepatnya operasi aja. Toh, ini juga operasi kecil kok.
(D juga) : bius local dok ?
(D) : iya (dengan tampang tanpa dosa untuk ketiga kalinya
(D juga) : (Jeggggleeeeeeeeeeerrrrr……. Untuk ketiga kalinya!!! Karena dalam benak saya, operasi itu adalah bedah-membedah yang memakai pisau yang gede-gede itu adalah hal mengerikan, apalagi ini hanya menggunakan bius local, ini berarti saya berada dalam kondisi sadar ketika operasi berlangsung. Lantas, hal yang teringat adalah ketika saya sunatan masal dan saya mendapat undian maju nomor satu *lah ? njuk ngopo ?)
“Gpp kan dok ? kira-kira berapa lama ya ? “
(D) : “gpp kok, paling 20-30 menit. Ini surat rujukannnya ke Rumah sakir KG UGM ya,
(D juga) : “oh bentar ya, oke makasih dok, hehehe (senyum karena masih terngiang-ngiang dengan wajah dokternya waktu bilang ITU TUMOR, MAS)” hahaha
Singkat cerita, saya langsung pulang ke rumah dan bernegosiasi dengan orang tua saya, Lantas pada tanggal 9 Desember 2009, saya menuju rumah sakit itu, namun karena sudah sore, pelayanan untuk operasi pun baru bisa dilangsungkan hari berikutnya. Kemudian keesokan harinya, 10 Desember 2009 kira-kira jam 10, saya bersama prapto (nama bapaknya sebenarnya) berkesempatan menemani saya untuk operasi. Dan………
Ehm, karena cerita di sini sangat panjang, saya Cuma menceritakan (what the) fun fact-nya aja ya, lha panjang tenan e ceritanya, wakakak, ini dia :
1.operasi baru saya jalani pukul 12.20, padahal dokternya janjian ma saya jam 10
(keburu mecothot ni benjolanku, hahaha)
2.durasi operasi berjalan sangat lama, bayangkan saja dari jam 12.18 sampai 13.50
(itulah akibatnya kalau operasi murah, Cuma yang saya sesalkan adalah kenapa saya harus nDOWER selama lebih dari 90 menit *berasa maen sepakbola, itu aja dah ditambah injury time 2 menit, hadudu)
3.dokter yang menangani saya adalah seorang co.ass, bukan dokter senior
(nah, itu mungkin menjelaskan kenapa operasinya lama, tapi gpp karena dokternya lucu, hehehe)
4.berdasarkan keterangan dokter yang ada di sekitar saya, kasus benjolan saya ini adalah kasus yang baru. Dan akibatnya terjadilah kuliah umum ketika saya dioperasi, karena sang dokter senior menjelaskan secara detail benjolan saya ini kepada para co.ass yang mengerubungi saya. Kalau tak salah, ada sekitar 12-15 orang yang ada di sekitar saya.
(saya juga jadi kesulitan nafas ni, hehe)
5.berhubung benjolan saya itu dikategorikan kasus baru dan harus didokumentasikan proses operasi dan tumornya (kata dokternya sih untuk bahan kuliah gitu), selama operasi saya menjadi merasa seorang artis ternama karena saya terus dipotret berulang-ulang dan direkam melulu.
(lumayan nampang waktu kuliah anak KG, wakakak)
6.biaya operasinya murah sekali, sekitar Rp 42.000.
(biaya sebenarnya sih Rp 190.000an, tapi karena saya memakai GMC, dipotong 75 % deh, alhamdullilah ^o^)
7.obat yang saya harus saya minum ada 3 macam, salah satunya amoxilin yang terkenal dengan “kemanisan” rasanya
8.saya musti memeriksakan benjolan yang sudah dikeluarkan tadi (yang diameternya 1 cm) itu ke laboratorium patology dan anatomi miliknya KU
(sebenarnya sih yang jadi masalah adalah biaya labnya, masak Cuma ngecek benjolan kayak gajih itu aja bayar Rp 150.000 dan itu g bole pake kartu GMC, *gubrak !, hadudu) (tapi saya tidak menyerah dan berhasil mengenyang hingga Rp 100.000, hahaha lumayan)
9.oh iya, tadi dibilangin dokternya tidak boleh makan nasi dulu, g bole yang keras-keras, g bole minum yang panas, dll.
(tapi saya lupa, malamnya saya makan nasi putih dengan serundeng dan daging sapi yang lumayan alot, wakaakak bisa dibayangkan rasanya)
10.setelah insyaf, saya makan bubur selama 3 hari berturut-turut.
(itu cukup menyiksa saya, hadudu)
11.selama masa penyembuhan, saya menjadi orang pendiam, kalau omong jadi aneh, jarang lagi mengalunkan suara perak saya, pokoknya lucu. Hahaha
12.saya masih sempat latihan fisik untuk PD, mengikuti fieldtrip geologi, acara BEM di pantai.
(haduh, g enak banget rasanya, huhuhu)
13.oh iya, selama masa penyembuhan saya jadi punya mainan baru di mulut saya, yaitu benang jahit yang terglawir-glawir diantara sela-sela gigi saya. Hadudu
14.waktu melepaskan benang jahit pada tanggal 17 Desember 2009, saya menganggap kalau hal ini akan dilakukan berjam-jam seperti waktu operasi. Oleh karena itu, saya sudah menyiapkan segenap jiwa dan raga saya untuk menghadapainya. Eh, tapi dalam kenyataannya, pelepasan benang jahit hanya selama 2-3 menit.
(bandingkan dengan operasinya, sangat timpang. 3 : 90 menit, )
Well.well.well., itulah cerita saya, jangan sampai penyakit ini menjangkiti Anda ya, hahaha. Doakan saya tetap sehat dan siap menelurkan karya-karya lainnya. Amin :D
what a strange society...
Sedikit cerita dari hiruk pikuknya idul adha nan menggembirakan
Hehehe
As usual dengan perayaan idul adha sebelumnya, ritual pada tahun ini pun dimulai dengan berpuasa arafah sehari sebelum “D-day”, hohoho.
Namun, tak seperti biasanya, pada malam tanggal 9 dzulhijah itu pun, kami anak geologi masih berusaha menyempatkan diri untuk menyegarkan sedikit pikiran kami dengan cara futsal bersama. Acara yang dikomandoi dodo dan tigor ini pun dimulai dengan tepat pukul 22.00 malam, sebuah penempatan waktu yang menurut saya sudah cukup larut untuk sebuah permainan futsal. Tapi, apa boleh buat, itulah kami, itulah geologi, mungkin hanya itulah waktu yang paling tepat untuk kami berkumpul bersama, meluapkan sejenak rutinitas tugas, kuliah yang mengisi hari-hari penuh petualangan kami. Hehehe, singkat cerita acara futsal berakhir jam 12an malam. Itu artinya waktu pada malam itu sudah memasuki tanggal 9 dzulhijjah, yang berarti itulah waktu bagi kami untuk berpuasa.
Puasa 9 dzulhijjah pun dijalani dengan penuh tantangan………..
Aku pun bangun jam 3.30 WIB dalam kondisi setengah sadar karena kelelahan futsal yang sangat, mengambil piring, nasi lalu makan pun dilalui tanpa konsentrasi seperti biasa, hanya asal “hap, lalu dimakan” nasi itu pun habis, sedikit meminum air lantas terkapar lagi, huhuhuuhu, dan……
TAK ADA CERITA ;p
12 jam kemudian,
Allahu akbar…….allahu akbar……….allahu akbar, laila haillallah huallahu akbar, Allahu akbar, walillallah ilham, lantunan menghanyutkan takbir menyentak hatiku pada maghrib tanggal 9 dzulhijjah, sudah lama aku merindukan momen agung ini, sebuah perayaan idul raya besar, yang juga dinanti-nantikan jutaan umat Islam di dunia ini. Lantas, aku berbegas untuk bersiap-siap menyambut Isya dengan harapan akan ada takbiran keliling bersama kampung Bangunrejo yang sangat ku cintai ini.
Namun sial, ternyata, mungkin karena waktu itu hampir hujan dan tak memungkinkan untuk takbir keliling, kami warga Bangunrejo hanya berada di dalam masjid. Bersahut-sahutan mengucap, memuji, meresapi asma-Nya Yang Maha Besar.
10 Dzulhijjah pun dimulai, solat dengan cukup khusyuk dan it’s d’time to kill !
Hohohohoho
Di sinilah kebodohan-kebodohan terjadi, ^^
Aku datang…………tapi ternyata aku sudah melewatkan sesi sapi karena ku kira acara penyembelihan belum dimulai (huh ! gara-gara tempat nyembelihnya pindah, aku g denger jadwal penyembelihannya).
Apa boleh buat, saya hanya mendapatkan sesi kambing ! (ada yang merasa terpanggil ? hahaha), Sekali gores, maka matilah ! itulah ketidakseruan ketika menyembelih kambing, tidak adanya acara bergulat seperti ketika dengan sapi, ya sudahlah, kambing yang sudah disembelih pun diletakkan begitu saja, Lantas aku dipanggil untuk memindahkan kambing itu ke atas tali untuk digantungkan. Dengan semangat 45…678, aku mengangkat kambing itu dengan tenaga super (aku menyangka berat kambing sekitar 50an kg ke atas, ternyata CUMA 30an) dan terjadilah….
(Berikut adalah kebodohan / FUN FACT yang terjadi seiring berjalannya waktu)
1.Croooooottttt ! Isi kerongkongan kambing yang berwarna hijau pekat dan bearoma rumput itu pun bercucuran menyeruak mengenai kakiku dan para tetanggaku, hujan MISUH pun tak terhindarkan, semua pun tertawa tanpa terkecuali, wakakaak maaf pak,mas,dek wwakakaakk……
2.Ketika menguliti kambing jawa yang berwarna hitam, ada seorang bapak yang menyeletuk mengomentari tetanggaku yang sedang menguliti, “Awas lho wi, le nguliti aja kleru karo awake dhewe”
* NB : bapak-bapak yang nguliti kambing jawa itu memiliki kulit hitam legam nan eksotis, makanya tak heran jika bapak-bapak yang tadi mengejek suka sekali menggoda bapak tadi. hihihi
3.karena kekurangan pisau, tetanggaku pun mengeluarkan samurai, rencong, pisau makasar yang panjang dan gede itu, trus ada alat yang untuk memplamir, mengamplas tapi tajam banget (namanya lupa) yang dipunyainya, aneh bin ajaib, cara menguliti model baru ! hahaha
4.tidak adanya kapak atau bendo untuk memotong tulang yang keras TAK MEMBUAT warga kami kurang akal, salah satu tukang bakso kebanggaan kami pun hanya perlu satu dua gerakan dengan tangannya untuk mematahkan tulang itu dan KREEEKKK…patahlah.
HOW A BIG AND HORRIBLE POWER !
5.Proses pengumbahan atau pencucian jeroan pun dimulai dengan hujan gerimis yang memusingkan, hohho bingung ! Ada sedikit kekhawatiran dari para angkatan tua tentang adanya banjir di daerah sasaran cucian, hehehe. Namun, dasar angkatan muda, mereka beringsak untuk terus memaksa tetap mencuci jeroan di kali biasa. Dan dimulailah perjalanan menuju TKP, dengan sombongnya, kami memamerkan jeroan sapi dan kambing itu kepada setiap pengguna jalan.
*Mungkin aja perasaan para pengguna jalan kayak gini, ini ni pada ngapain to ?
6.Selama proses, dari tai, jeroan, darah, pipis,dll dari hewan tersebut di sterilkan dengan ketelitian yag buruk. Wakakaak, kenapa ? Karena kita kurang personel, alat, dan tingkat keuletan. Hehehe. Nah, jadilah hasil kumbahan yang lumayan berantakan. Hahaha
7.karena sudah mendengar adzan jumatan, kami pun pulang melewati jalan godean, di sepanjang jalan kenangan, kita lebih ekstrim daripada ketika berangkat. Kita teriak-teriak gitu, njuk menyapa setiap pengguna jalan. Tak peduli kenal atau g (meski banyakan g kenal) wakakaak.
8.Tadi sempat ada laporan kalau 4 personel kami yang menyusul menggunakan motor, ternyata mengalami kecelakaan dan tercebur selokan mataram.
Gubraaaaaaaaaaaaakkkkkkkkk !!! what the strange accident !!! hihihi
9.sesampainya di dekat masjid, langsung saja kami mengambil makan siang kami, tanpa di komando dan arahan, semua memulai makan dengan waktu, kecepatan yang rata-rata atas. Hahaha :p
begitulah kisah di negeri nan luar biasa........Bangunrejo !!! :D
Hehehe
As usual dengan perayaan idul adha sebelumnya, ritual pada tahun ini pun dimulai dengan berpuasa arafah sehari sebelum “D-day”, hohoho.
Namun, tak seperti biasanya, pada malam tanggal 9 dzulhijah itu pun, kami anak geologi masih berusaha menyempatkan diri untuk menyegarkan sedikit pikiran kami dengan cara futsal bersama. Acara yang dikomandoi dodo dan tigor ini pun dimulai dengan tepat pukul 22.00 malam, sebuah penempatan waktu yang menurut saya sudah cukup larut untuk sebuah permainan futsal. Tapi, apa boleh buat, itulah kami, itulah geologi, mungkin hanya itulah waktu yang paling tepat untuk kami berkumpul bersama, meluapkan sejenak rutinitas tugas, kuliah yang mengisi hari-hari penuh petualangan kami. Hehehe, singkat cerita acara futsal berakhir jam 12an malam. Itu artinya waktu pada malam itu sudah memasuki tanggal 9 dzulhijjah, yang berarti itulah waktu bagi kami untuk berpuasa.
Puasa 9 dzulhijjah pun dijalani dengan penuh tantangan………..
Aku pun bangun jam 3.30 WIB dalam kondisi setengah sadar karena kelelahan futsal yang sangat, mengambil piring, nasi lalu makan pun dilalui tanpa konsentrasi seperti biasa, hanya asal “hap, lalu dimakan” nasi itu pun habis, sedikit meminum air lantas terkapar lagi, huhuhuuhu, dan……
TAK ADA CERITA ;p
12 jam kemudian,
Allahu akbar…….allahu akbar……….allahu akbar, laila haillallah huallahu akbar, Allahu akbar, walillallah ilham, lantunan menghanyutkan takbir menyentak hatiku pada maghrib tanggal 9 dzulhijjah, sudah lama aku merindukan momen agung ini, sebuah perayaan idul raya besar, yang juga dinanti-nantikan jutaan umat Islam di dunia ini. Lantas, aku berbegas untuk bersiap-siap menyambut Isya dengan harapan akan ada takbiran keliling bersama kampung Bangunrejo yang sangat ku cintai ini.
Namun sial, ternyata, mungkin karena waktu itu hampir hujan dan tak memungkinkan untuk takbir keliling, kami warga Bangunrejo hanya berada di dalam masjid. Bersahut-sahutan mengucap, memuji, meresapi asma-Nya Yang Maha Besar.
10 Dzulhijjah pun dimulai, solat dengan cukup khusyuk dan it’s d’time to kill !
Hohohohoho
Di sinilah kebodohan-kebodohan terjadi, ^^
Aku datang…………tapi ternyata aku sudah melewatkan sesi sapi karena ku kira acara penyembelihan belum dimulai (huh ! gara-gara tempat nyembelihnya pindah, aku g denger jadwal penyembelihannya).
Apa boleh buat, saya hanya mendapatkan sesi kambing ! (ada yang merasa terpanggil ? hahaha), Sekali gores, maka matilah ! itulah ketidakseruan ketika menyembelih kambing, tidak adanya acara bergulat seperti ketika dengan sapi, ya sudahlah, kambing yang sudah disembelih pun diletakkan begitu saja, Lantas aku dipanggil untuk memindahkan kambing itu ke atas tali untuk digantungkan. Dengan semangat 45…678, aku mengangkat kambing itu dengan tenaga super (aku menyangka berat kambing sekitar 50an kg ke atas, ternyata CUMA 30an) dan terjadilah….
(Berikut adalah kebodohan / FUN FACT yang terjadi seiring berjalannya waktu)
1.Croooooottttt ! Isi kerongkongan kambing yang berwarna hijau pekat dan bearoma rumput itu pun bercucuran menyeruak mengenai kakiku dan para tetanggaku, hujan MISUH pun tak terhindarkan, semua pun tertawa tanpa terkecuali, wakakaak maaf pak,mas,dek wwakakaakk……
2.Ketika menguliti kambing jawa yang berwarna hitam, ada seorang bapak yang menyeletuk mengomentari tetanggaku yang sedang menguliti, “Awas lho wi, le nguliti aja kleru karo awake dhewe”
* NB : bapak-bapak yang nguliti kambing jawa itu memiliki kulit hitam legam nan eksotis, makanya tak heran jika bapak-bapak yang tadi mengejek suka sekali menggoda bapak tadi. hihihi
3.karena kekurangan pisau, tetanggaku pun mengeluarkan samurai, rencong, pisau makasar yang panjang dan gede itu, trus ada alat yang untuk memplamir, mengamplas tapi tajam banget (namanya lupa) yang dipunyainya, aneh bin ajaib, cara menguliti model baru ! hahaha
4.tidak adanya kapak atau bendo untuk memotong tulang yang keras TAK MEMBUAT warga kami kurang akal, salah satu tukang bakso kebanggaan kami pun hanya perlu satu dua gerakan dengan tangannya untuk mematahkan tulang itu dan KREEEKKK…patahlah.
HOW A BIG AND HORRIBLE POWER !
5.Proses pengumbahan atau pencucian jeroan pun dimulai dengan hujan gerimis yang memusingkan, hohho bingung ! Ada sedikit kekhawatiran dari para angkatan tua tentang adanya banjir di daerah sasaran cucian, hehehe. Namun, dasar angkatan muda, mereka beringsak untuk terus memaksa tetap mencuci jeroan di kali biasa. Dan dimulailah perjalanan menuju TKP, dengan sombongnya, kami memamerkan jeroan sapi dan kambing itu kepada setiap pengguna jalan.
*Mungkin aja perasaan para pengguna jalan kayak gini, ini ni pada ngapain to ?
6.Selama proses, dari tai, jeroan, darah, pipis,dll dari hewan tersebut di sterilkan dengan ketelitian yag buruk. Wakakaak, kenapa ? Karena kita kurang personel, alat, dan tingkat keuletan. Hehehe. Nah, jadilah hasil kumbahan yang lumayan berantakan. Hahaha
7.karena sudah mendengar adzan jumatan, kami pun pulang melewati jalan godean, di sepanjang jalan kenangan, kita lebih ekstrim daripada ketika berangkat. Kita teriak-teriak gitu, njuk menyapa setiap pengguna jalan. Tak peduli kenal atau g (meski banyakan g kenal) wakakaak.
8.Tadi sempat ada laporan kalau 4 personel kami yang menyusul menggunakan motor, ternyata mengalami kecelakaan dan tercebur selokan mataram.
Gubraaaaaaaaaaaaakkkkkkkkk !!! what the strange accident !!! hihihi
9.sesampainya di dekat masjid, langsung saja kami mengambil makan siang kami, tanpa di komando dan arahan, semua memulai makan dengan waktu, kecepatan yang rata-rata atas. Hahaha :p
begitulah kisah di negeri nan luar biasa........Bangunrejo !!! :D
Minggu, 26 September 2010
Filosofi Eek :)
Halo adek-adek……..(dengan nada medhok, haha),
gimana kabarnya semua ? hehehe. Sudah lama saya tidak merilis tulisan saya dikarenakan jadwal syuting saya yang, yah, bisa dibilang padat banget lah (obsesi artis mode on), hihi g ding bercanda.
Nah, pada kesempatan yang mulia ini, tema pengajian kita adalah *loh nglantur? Wkwkwk.
Okelah, pokoknya kita akan membahas suatu hal yang menarik sesuai dengan judul di atas yang jujur itu sebenarnya menjijikkan untuk dibahas. Huhuhu.
Akan tetapi, dibalik persepsinya yang notabene adalah menjijikkan ternyata EEK (mohon jangan dibaca eek, ganti aja huruf vokalnya dengan huruf selain e atau sebut aja dengan nama tahi)
*lah sama aja vulgar. Wkwkwk.
Mulai serius ni dan langsung pada intinya (tiba-tiba wajahku bersinar pas nulis ini, wkwkwk), EEK sebenarnya mempunyai kaitan erat dengan ILMU IKHLAS lho. Dan agar teman-teman g bosen dengan cing cong dari mulut saya yang eksotik ini. Perhatikan saja (what the) fun fact- nya berikut ini :
1. seseorang biasanya akan diam-diam dan mengendap-endap ketika akan membuang EEK-nya, karena malu dilihat orang. Terlebih jika dia sudah menunjukkan tanda-tanda perangsang gas beracun yang menyesakkan hidung orang di sekitarnya.
* sesuai kan dengan istilah ”beramalah kamu dengan tangan kanan dan janganlah sampai tangan kirimu itu tahu”
Nah, andai aja manusia itu kalau akan beramal g perlu dipublikasikan kemana-mana dan dia tidak koar-koar tentang amalannya.
2. seseorang yang pengen EEK pasti akan terburu-buru langkahnya dan segera mencari kamar mandi tanpa banyak berpikir banyak.
* nah, bayangin aja kalau setiap orang itu mempunyai hasrat beramal seperti kayak gini ni, semuanya pada berlomba-lomba mencari tempat beramal tanpa mempedulikan siapa pun. (keren banget ini)
3. seseorang ketika sedang ”ngebom” pasti akan menggelontorkan EEK-nya dengan sepenuh hati dan sebanyak mungkin sampai sepuas-puasnya lah pokoknya.
* bayangin aja jika seluruh umat manusia itu beramal dengan seikhlas-ikhlasnya kayak waktu dia EEK, Beuh ! pasti pengurus masjid bingung naruh duit amalnya dimana.
4. seseorang yang sedang mengeluarkan EEK-nya dipastikan tidak akan menghitung banyaknya EEK yang dia keluarkan. Entah dari segi massa maupun komposisi EEK-nya.
* andai saja manusia itu ketika beramal juga kayak gitu, dia g mempedulikan seberapa banyak atau materi apa yang dia amalkan. Namun, hingga hari ini realita yang masih terjadi adalah seseorang membanggakan dirinya karena telah menyumbang sebanyak sekian harganya.
5. seseorang yang telah selesai EEK pasti akan membersihkan sumbernya dengan sebersih-bersihnya dengan harapan tidak ada EEK-nya yang tersisa.
* nah, kalau saja manusia itu beramal dengan sebanyak-banyaknya dan dia memastikan tidak ada hartanya yang tidak digunakan untuk beramal, pasti sungguh luar biasa amalan orang itu.
6. seseorang yang sudah selesai dari proses mengeluarkan EEK-nya, dipastikan tidak akan mengingat-ingat dengan bentuk, jumlah, warna, maupun komposisi dari EEK-nya.
* nah, baiknya tu kayak gini, manusia itu tidak perlu mengingat-ingat amalan baik apa yang sudah dilakukannya. Yang perlu diingat itu adalah dosa, biar kita senantiasa terus ibadah. Betul ? hoohoho
7. seseorang dipastikan tidak akan bercerita dan bahkan PAMER kepada sanak saudara, teman, ataupun istri dan suaminya mengenai EEK-nya yang tadi sudah dikeluarkan.
* nah, ini juga penting, g perlu namanya pamer pada semua orang tentang kebaikan yang sudah kita lakukan. hihihi
8. seseorang dipastikan jarang sekali menahan namanya EEK, karena apabila EEK-nya terus-menerus ditahan maka yang terjadi adalah ”kecirit”, dan efeknya buruk untuk dirinya maupun orang lain.
* nah, seseorang itu kalau punya harta yang banyak baiknya jangan ditahan-tahan untuk dikeluarkan karena kalau g dikeluarkan malah biasanya memancing adanya perampokan atau bencana yang tidak diduga. Mending buat sedekah, kan pasti dapat balasan yang melimpah dari Allah. Betul ?
9. seseorang yang pernah mengeluarkan EEK-nya dipastikan hampir tidak pernah membandingkan-bandingkan EEK-nya dengan EEK orang lain
* nah, baiknya itu kayak gini, orang yang sudah beramal tidak perlu membanding-bandingkan amalannya dengan orang lain.
Well, itu adalah analogi EEK dengan ILMU IKHLAS. Monggo dipahami dengan seksama karena malu tidak malu analogi di atas bisa dibilang relevan dengan kondisi umat manusia sekarang. Betul ?
Dan saya juga minta maaf jika dalam penulisan ini agak vulgar memunculkan tema pembahasan, karena ternyata saya baru sadar kalau ini adalah tema yang menarik. Wkwkwk menurut saya lho
Semoga bermanfaat......
Nb: entah kenapa, setelah menulis point yang ke-9, saya jadi mules dan kebelet eek ni, hadudu. Semoga tidak menular, wakakaak :P
My thirteenth task on 2010
12th of June, 18.24-19.02
gimana kabarnya semua ? hehehe. Sudah lama saya tidak merilis tulisan saya dikarenakan jadwal syuting saya yang, yah, bisa dibilang padat banget lah (obsesi artis mode on), hihi g ding bercanda.
Nah, pada kesempatan yang mulia ini, tema pengajian kita adalah *loh nglantur? Wkwkwk.
Okelah, pokoknya kita akan membahas suatu hal yang menarik sesuai dengan judul di atas yang jujur itu sebenarnya menjijikkan untuk dibahas. Huhuhu.
Akan tetapi, dibalik persepsinya yang notabene adalah menjijikkan ternyata EEK (mohon jangan dibaca eek, ganti aja huruf vokalnya dengan huruf selain e atau sebut aja dengan nama tahi)
*lah sama aja vulgar. Wkwkwk.
Mulai serius ni dan langsung pada intinya (tiba-tiba wajahku bersinar pas nulis ini, wkwkwk), EEK sebenarnya mempunyai kaitan erat dengan ILMU IKHLAS lho. Dan agar teman-teman g bosen dengan cing cong dari mulut saya yang eksotik ini. Perhatikan saja (what the) fun fact- nya berikut ini :
1. seseorang biasanya akan diam-diam dan mengendap-endap ketika akan membuang EEK-nya, karena malu dilihat orang. Terlebih jika dia sudah menunjukkan tanda-tanda perangsang gas beracun yang menyesakkan hidung orang di sekitarnya.
* sesuai kan dengan istilah ”beramalah kamu dengan tangan kanan dan janganlah sampai tangan kirimu itu tahu”
Nah, andai aja manusia itu kalau akan beramal g perlu dipublikasikan kemana-mana dan dia tidak koar-koar tentang amalannya.
2. seseorang yang pengen EEK pasti akan terburu-buru langkahnya dan segera mencari kamar mandi tanpa banyak berpikir banyak.
* nah, bayangin aja kalau setiap orang itu mempunyai hasrat beramal seperti kayak gini ni, semuanya pada berlomba-lomba mencari tempat beramal tanpa mempedulikan siapa pun. (keren banget ini)
3. seseorang ketika sedang ”ngebom” pasti akan menggelontorkan EEK-nya dengan sepenuh hati dan sebanyak mungkin sampai sepuas-puasnya lah pokoknya.
* bayangin aja jika seluruh umat manusia itu beramal dengan seikhlas-ikhlasnya kayak waktu dia EEK, Beuh ! pasti pengurus masjid bingung naruh duit amalnya dimana.
4. seseorang yang sedang mengeluarkan EEK-nya dipastikan tidak akan menghitung banyaknya EEK yang dia keluarkan. Entah dari segi massa maupun komposisi EEK-nya.
* andai saja manusia itu ketika beramal juga kayak gitu, dia g mempedulikan seberapa banyak atau materi apa yang dia amalkan. Namun, hingga hari ini realita yang masih terjadi adalah seseorang membanggakan dirinya karena telah menyumbang sebanyak sekian harganya.
5. seseorang yang telah selesai EEK pasti akan membersihkan sumbernya dengan sebersih-bersihnya dengan harapan tidak ada EEK-nya yang tersisa.
* nah, kalau saja manusia itu beramal dengan sebanyak-banyaknya dan dia memastikan tidak ada hartanya yang tidak digunakan untuk beramal, pasti sungguh luar biasa amalan orang itu.
6. seseorang yang sudah selesai dari proses mengeluarkan EEK-nya, dipastikan tidak akan mengingat-ingat dengan bentuk, jumlah, warna, maupun komposisi dari EEK-nya.
* nah, baiknya tu kayak gini, manusia itu tidak perlu mengingat-ingat amalan baik apa yang sudah dilakukannya. Yang perlu diingat itu adalah dosa, biar kita senantiasa terus ibadah. Betul ? hoohoho
7. seseorang dipastikan tidak akan bercerita dan bahkan PAMER kepada sanak saudara, teman, ataupun istri dan suaminya mengenai EEK-nya yang tadi sudah dikeluarkan.
* nah, ini juga penting, g perlu namanya pamer pada semua orang tentang kebaikan yang sudah kita lakukan. hihihi
8. seseorang dipastikan jarang sekali menahan namanya EEK, karena apabila EEK-nya terus-menerus ditahan maka yang terjadi adalah ”kecirit”, dan efeknya buruk untuk dirinya maupun orang lain.
* nah, seseorang itu kalau punya harta yang banyak baiknya jangan ditahan-tahan untuk dikeluarkan karena kalau g dikeluarkan malah biasanya memancing adanya perampokan atau bencana yang tidak diduga. Mending buat sedekah, kan pasti dapat balasan yang melimpah dari Allah. Betul ?
9. seseorang yang pernah mengeluarkan EEK-nya dipastikan hampir tidak pernah membandingkan-bandingkan EEK-nya dengan EEK orang lain
* nah, baiknya itu kayak gini, orang yang sudah beramal tidak perlu membanding-bandingkan amalannya dengan orang lain.
Well, itu adalah analogi EEK dengan ILMU IKHLAS. Monggo dipahami dengan seksama karena malu tidak malu analogi di atas bisa dibilang relevan dengan kondisi umat manusia sekarang. Betul ?
Dan saya juga minta maaf jika dalam penulisan ini agak vulgar memunculkan tema pembahasan, karena ternyata saya baru sadar kalau ini adalah tema yang menarik. Wkwkwk menurut saya lho
Semoga bermanfaat......
Nb: entah kenapa, setelah menulis point yang ke-9, saya jadi mules dan kebelet eek ni, hadudu. Semoga tidak menular, wakakaak :P
My thirteenth task on 2010
12th of June, 18.24-19.02
Langganan:
Postingan (Atom)